Persyaratan Mendaftar Visa Turis Afrika Selatan

0357f1a4b2e1bc9

Afrika Selatan memang bukan tujuan wisata yang umum di kalangan orang Indonesia, sehingga info di internet tentang pendaftaran visa turis ke negara ini tidak sebanyak negara-negara seperti Australia dan New Zealand. Mungkin karena jauhnya atau juga karena masih banyak orang kita yang berfikiran, “Ngapain ke Afrika? apaan yang bisa diliat di Afrika? Negara miskin begitu.” Well, pertama, Africa is a continent, not a country and is a hella big continent, jadi wajar aja kalo ada bagian-bagian yang miskinnya, ya tinggal dibandingin aja ke benua Asia.

Padahal sebenernya, banyak negara di benua Afrika yang jauh lebih maju dibanding negara kita Indonesia, salah satunya adalah Afrika Selatan yang mana menjadi tuan rumah World Cup 2010. Ibukota legislativenya, Cape Town, sendiri bahkan mendapat nominasi The Best City to Live in di tahun 2016.

Berhubung gw baru aja mendaftar visa turis ke Afsel, so gw pingin share persyaratan dan pengalaman apa aja yang gw tau selama mengurus visa turis ke negara ini. Oia, seperti waktu mendaftar visa turis Australia, gw juga tetap tidak melalui agen, melainkan daftar sendiri. Berbeda dengan visa Aussie yang lewat perantara resmi yang ditunjuk oleh kedutaan, pendaftaran visa turis Afsel mendaftar langsung ke kedutaan, walaupun bisa juga lewat pos.

  1. Cover Letter, biasakan kalo semua yang bersifat pendaftaran formal begini dibikin cover letter. Disini kita menjelaskan siapa diri kita secara singkat dan tujuan kita apa. Cover letter ini juga berguna sebagai pengganti surat keterangan bekerja bagi orang yang sudah berhenti bekerja dan menjalankan usaha sendiri (seperti gw), yang bisa dibilang merangkup sebagai declaration letter. Contoh cover letter gw bisa di download disini,Cover Letter Visa Aussie Cihud
  2. Formulir visa BI 84 yang sudah diisi dengan tinta hitam dan huruf kapital,
  3. Pas foto berwarna terbaru (tidak lebih dari 6 bulan) ukuran 4×6 sebanyak 2 buah, jangan lupa untuk menuliskan nama dan nomor passport di bagian belakang foto, just in case tercecer,
  4. Passport asli yang masih berlaku min 6 bulan,
  5. Fotokopi KTP,
  6. Fotokopi passport,
  7. Surat keterangan bekerja dari perusahaan (kalau bekerja, kalau usaha sendiri, buat di cover letter saja dan disertakan surat keterangan milik usaha dari kelurahan, kalau ada, kalau gak ada gapapa),
  8. Bukti bookingan tiket pesawat dan akomodasi, kalo tidak menginap di hotel (misal: ada host yang mensponsori), maka sertakan juga sponsorship letter,  identitas pihak sponsor ( fotokopi passport yang dicap kepolisian negara sana, rekening koran 3 bulan terakhir dan bukti pembayaran tagihan listrik/ air kediamannya)
  9. Rekening koran 3 bulan terakhir,
  10. Itinerary perjalanan, singkat-singkat aja gak perlu mendetail. Misal, tanggal sekian dimana, tanggal sekian kemana, etc.
  11. Bukti pembayaran visa turis sebesar Rp 650.000,-

NOTES:

  • Aplikasi diantar langsung atau lewat pos ke Kedutaan Afrika Selatan di Wisma GKBI lantai 7, Sudirman, Jakarta.
  • Berbeda dengan waktu mendaftar visa Aussie, pendaftaran visa Afsel cuma sedikit aja yang mendaftar, dan kemungkinan sih prosesnya jadi lebih cepat. Katanya sih berkisar dari 5-15 hari kerja.
  • Karena cuma sedikit yang mendaftar, jadi petugas kedutaan lebih fokus untuk membantu kita kalau ada yang kurang jelas/ belum lengkap, bahkan sampai diberikan kontaknya karena saat itu gw bilang kalo gw gak tinggal di Jakarta dan harus balik ke Sumbar hari itu juga. Aplikasi gw saat itu kurang cap polisi aja, alhasil gw bawa pulang ke Sumbar dan dikirim lagi dari Sumbar. Tapi gw pake JNE yang sehari sampe, yang harganya Rp 300.000, karena udah trauma ngirim dokumen berharga pake yang standar dan di daerah gw gak ada DHL. Petugas yang bersangkutan juga menurut gw sih helpful dan gak galak kok, jadi gak usah takut bertanya kalo ada yang ragu.
  • Yang berbeda dari waktu gw mendaftar visa Aussie–yang sama-sama menggunakan sponsor–adalah bahwa fotokopi/scanned passport pihak sponsor harus diberi stamp dari kepolisian negara mereka, so pihak sponsor harus pergi dulu ke kantor polisinya buat minta dilegalisir, jadi ngerepotin gitu deh ya.. hehe.
  • Rekening koran juga bukan fotokopi buku tabungan aja (waktu apply visa OZ gw hanya pake fotokopi buku tabungan), tapi beneran cetakan rekening koran dari bank, karena katanya harus ada cap resmi bank.
  • Passport kita dikirim juga ke kedutaan, berbeda dengan apply visa OZ yang visa kita tidak perlu ditahan selama proses.
  • Untuk keperluan bisnis, perlu menyertakan surat undangan dari perusahaan / organisasi di Afrika Selatan yang mengundang beserta tempat tinggal nantinya.
  • Yellow fever certificate jika pernah berkunjung ke negara yang ada yellow fever nya

Good luck!

Advertisements